seribu Lawan Satu
Judul Cerpen Satu Lawan SatuCerpen Karangan: Vincentia Winona
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga
Lolos moderasi pada: 28 January 2017
Aku Alessya Tyas. Orang memanggilku Tyas. Sekarang aku semester 3 di Universitas Indonesia. Morgan adalah temanku dari kecil. Kita selalu bersama-sama dan mempunyai hobi yang sama yaitu bermain musik. Dia adalah tipe cowok yang diidamkan oleh banyak cewek. Aku juga mempunyai teman dari SMA namanya Reihan. Dia tipe cowok yang nakal dan tidak pernah serius dalam menghadapi semua masalah. Namun dibalik semua itu dia pintar dalam pelajaran dan mempunyai bakat yang hebat yaitu menari. Dia pernah memenangkan national dance competition di Jakarta dan masih banyak kejuaraan yang pernah dia menangkan. Aku bingung kenapa aku selalu merasa nyaman dan senang ketika bersama Reihan? Apakah mungkin ini namanya perasaan? Apakah ini cinta? Aku akan ceritakan tentang perjalanan cintaku.
Dua hari lagi adalah hari ulang tahunku. Aku ingin memberi undangan ulang tahun kepada Reihan. Aku menunggu Reihan di kantin kampus. Ketika dia datang, dia selalu membuat aku kaget. Ya walaupun sebenarnya aku merasa kesal disaat mengagetkan aku, tapi lama-lama menjadi terbiasa dan menyenangkan. Reihan duduk di sebelah aku. Aku bertanya kepada Reihan apakah kamu ada acara keluarga dua hari lagi? Reihan hanya mengangkat bahunya. Kali ini aku harus memaksa dia untuk datang ke pesta ulang tahunku. Kenapa? Karena setiap aku mengadakan pesta ulang tahun dia selalu tidak datang. Aku terus menerus memaksa Reihan datang tetapi Reihan tetap mengangkat bahunya dan hanya memainkan handphonenya. Aku sangat kesal dengan sifatnya. Tiba-tiba datang teman-teman Reihan dan satu lagi mereka sama seperti Reihan yang selalu membuat orang kaget. Aku juga mengajak teman-teman Reihan untuk datang ke pesta ulang tahun aku. Lalu aku pergi karena aku harus mengurusi pesta ulang tahun aku.
Hari ulang tahunku tiba. Aku menunggu kehadiran Reihan. Ketika acara akan dimulai Reihan belum datang. Aku sangat menanti dia. Morgan pun datang dan dia mengucapkan selamat ulang tahun kepada aku. aku senang Morgan datang tapi aku sedih Reihan belum datang. Tiba-tiba ada SHINee. Mereka adalah boy band yang aku suka. Ternyata Morgan yang meminta mereka datang. Aku senang Morgan tahu apa yang aku suka. Aku sangat senang sekali.
Morgan sangat marah kepada Reihan. Reihan tidak bisa menerima perkataan Morgan. Mereka pun berkelahi dan tidak ada yang bisa memberhentikan perkelahian mereka. Hingga datang teman-teman Reihan untuk memberhentikan perkelahian mereka. Morgan sadar kalau aku sebenarnya mempunyai perasaan kepada Reihan bukan Morgan. Akhirnya Morgan membuat Reihan percaya diri untuk mengungkapkan perasaannya kepada aku.
Aku duduk di taman dengan perasaan kesal dan menangis. Banyak orang yang melihatku menangis. Aku ingin sekali menahan tangisan ini tetapi aku tidak bisa menahan tangisan ini. Tiba-tiba datang tiga orang sedang menari di depan aku. Aku bingung kenapa mereka tiba-tiba menari di depan aku. Datang Reihan bergabung menari dan bernyanyi dengan tiga orang tersebut. Reihan berlutut dan mengungkapkan perasaannya kepada aku. Aku sangat senang Reihan mengungkapkan perasaannya walaupun sedikit terlambat. Tapi itu yang aku harapkan selama ini.
Ternyata Reihan selama ini menyimpan hadiah ulang tahun buat aku dan dia sebenarnya tidak lupa dengan hari ulang tahunku. Aku sangat berterima kasih kepada Morgan karena dia yang sudah membuat Reihan sadar tentang perasaanya. Akhirnya aku dan Reihan menjalani hubungan sebagai kekasih dan Morgan akan tetap menjadi sahabat sejatiku. Itulah kisah cintaku
Cerpen Karangan: Vincentia Winona
Facebook: Vincentia Winona
Cerita Satu Lawan Satu merupakan cerita pendek karangan Vincentia Winona, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

0 Response to "CeritaLawang Sewu"
Posting Komentar